GANGGUAN PSIKOLOGIS (NORMAL VERSUS ABNORMAL)
GANGGUAN PSIKOLOGIS (NORMAL VERSUS ABNORMAL) A. Mendeskripsikan Abnormalitas Sulitnya membedakan perilaku normal dari perilaku abnormal, psikolog telah berjuang untuk menemukan definisi yang tepat mengenai “perilaku abnormal”. Misalnya, mempertimbangkan definisi berikut ini, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan: · Abnormalitas sebagai pergeseran dari rata-rata. Penggunaan pendekatan statistik memudahkan kita untuk mengobservasi apa saja perilaku yang langka atau jarang terjadi dalam lingkungan masyarakat tertentu atau budaya dan memberi label penyimpangan tersebut dari norma “abnormal”. Kesulitan pada definisi ini adalah beberapa perilaku yang secara statistik jarang terjadi jelas tidak termasuk dalam klasifikasi abnormal. Contoh, jika kebanyakan orang lebih suka keripik jagung untuk sarapannya dan Anda lebih suka dedak kismis, penyimpangan ini jelas membuat perilaku Anda abnormal. · ...